
MAROS, — Sebanyak 64 anggota Pramuka Penggalang mengikuti Lomba Tingkat II (LT-II) Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bantimurung yang digelar di Bumi Perkemahan Simbang, Kabupaten Maros, 9–11 Oktober 2026.
Kegiatan yang diikuti 16 regu dari empat gugusdepan tersebut resmi dibuka pada Jumat (9/10/2026) pukul 17.00 Wita. Pembukaan dilakukan Sekretaris Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Bantimurung, Kak Hasan AT, mewakili Ketua Mabiran Bantimurung.
Upacara pembukaan dihadiri para ketua majelis pembimbing gugusdepan (Mabigus), sejumlah Andalan Ranting, serta panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Kak Hasan AT menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya LT-II Kwarran Bantimurung.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk menentukan pemenang, tetapi juga sarana pembinaan karakter, pengujian keterampilan, dan mempererat persaudaraan antargugusdepan.
“LT-II merupakan wadah untuk menempa generasi muda agar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, mandiri, dan berjiwa Pancasila,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan sportif, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjaga kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Kak Hasan secara khusus menekankan pentingnya kewaspadaan saat menggunakan peralatan memasak di perkemahan guna menghindari risiko kebakaran.
Sementara itu, Ketua Kwarran Bantimurung, Kak Muhammad Idrus, dalam laporannya menyebutkan, peserta LT-II berjumlah 64 orang yang terbagi dalam delapan regu putra dan delapan regu putri.
Peserta berasal dari empat gugusdepan, yakni SMP Negeri 4 Bantimurung, SMP Negeri 10 Bantimurung, SMP Negeri 22 Bantimurung, dan SMP Negeri 39 Satap Leang-Leang.
Sebanyak 20 mata lomba disiapkan untuk menguji kemampuan peserta, mulai dari keterampilan kepramukaan, ketangkasan, pengetahuan, kreativitas, hingga kemampuan bekerja sama dalam regu.
Mata lomba tersebut meliputi administrasi regu, packing, reportase, pioneering, tapak kemah, tata upacara, baris-berbaris, hafalan surah pendek Al-Qur’an, melukis, ceramah keagamaan, pengetahuan komputer, peta dan kompas, menaksir, sketsa panorama, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), hasta karya, forum penggalang, bivak, masak rimba, serta semboyan dan isyarat.
Melalui LT-II ini, peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan, meningkatkan kemandirian, membangun kedisiplinan, serta memperkuat semangat kebersamaan dan jiwa kepemimpinan.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (11/10/2026) di Bumi Perkemahan Simbang, Kabupaten Maros.
Penulis : Kak Muhammad Idrus








